1. Data Surat
Tanggal: [TANGGAL] Kepada: [NAMA INSTANSI ATAU PERUSAHAAN PENERIMA SURAT], [BAGIAN, jika diketahui], [ALAMAT ATAU EMAIL PENERIMA SURAT] Perihal: Surat Kuasa Khusus untuk [URAIAN SINGKAT URUSAN], nomor akun atau nomor referensi [NOMOR AKUN / NOMOR REFERENSI, atau TIDAK ADA]
2. Pemberi Kuasa
Yang bertanda tangan di bawah ini: [NAMA LENGKAP SESUAI KTP], NIK [NOMOR], [atau: NAMA PERUSAHAAN, BENTUK BADAN USAHA, NIB NOMOR, dalam hal ini diwakili oleh NAMA, JABATAN, yang berwenang menurut anggaran dasarnya], beralamat di [ALAMAT], telepon [TELEPON], email [EMAIL] ("Pemberi Kuasa"), adalah [PEMILIK AKUN / PEMILIK BARANG / PELANGGAN / PEMOHON] dalam urusan yang disebut dalam surat ini.
3. Penerima Kuasa
Dengan ini memberi kuasa kepada: [NAMA LENGKAP PENERIMA KUASA], NIK [NOMOR], [atau: NAMA PERUSAHAAN, melalui karyawannya NAMA], beralamat di [ALAMAT], telepon [TELEPON] ("Penerima Kuasa"). Hubungan Penerima Kuasa dengan Pemberi Kuasa: [ANGGOTA KELUARGA / KARYAWAN / KONTRAKTOR / AGEN / LAINNYA]. Saat menjalankan kuasa ini, Penerima Kuasa menunjukkan [KTP ASLI / KARTU IDENTITAS PERUSAHAAN / KODE REFERENSI] dengan nama yang sama seperti di atas.
4. Lingkup Kuasa
KHUSUS untuk melakukan hal-hal berikut atas nama Pemberi Kuasa: [URUSAN TERTENTU, misalnya: mengambil dokumen asli untuk permohonan nomor NOMOR; mengambil pesanan NOMOR PESANAN; membicarakan tagihan akun NOMOR dan mengajukan keringanan pembayaran; menerima salinan DOKUMEN]. Penerima Kuasa boleh menandatangani tanda terima dan berita acara serah terima yang diperlukan untuk menyelesaikan urusan tersebut.
5. Batas Kuasa
Surat kuasa ini tidak memberi wewenang kepada Penerima Kuasa untuk: [MEMBUKA ATAU MENUTUP AKUN / MENGUBAH PEMILIK, KONTAK, ATAU DATA PEMBAYARAN AKUN / MELAKUKAN ATAU MENERIMA PEMBAYARAN / MENANDATANGANI PERJANJIAN ATAU MENYETUJUI KETENTUAN BARU / MENGURUS AKUN ATAU URUSAN LAIN / BATAS LAIN]. Segala hal yang tidak disebut dalam bagian 4 dikecualikan. Surat ini bukan kuasa umum dan tidak memberi Penerima Kuasa wewenang untuk menjual, menjaminkan, atau mengalihkan harta Pemberi Kuasa, atau untuk mewakilinya di pengadilan. Penerima Kuasa tidak boleh melimpahkan kuasa ini kepada orang lain.
6. Masa Berlaku dan Pencabutan
Kuasa ini berlaku sejak [TANGGAL MULAI] sampai [TANGGAL BERAKHIR], atau sampai urusan dalam bagian 4 selesai, mana yang lebih dahulu [atau: hanya untuk satu kali pemakaian]. Pemberi Kuasa dapat mencabut kuasa ini kapan saja dengan pemberitahuan tertulis kepada [NAMA INSTANSI ATAU PERUSAHAAN PENERIMA SURAT] di [KONTAK]; pencabutan berlaku sejak diterima oleh penerima surat dan tidak memengaruhi tindakan yang telah dilakukan berdasarkan surat ini sebelumnya.
7. Verifikasi dan Kontak
Untuk memverifikasi surat ini, silakan hubungi Pemberi Kuasa di [TELEPON] atau [EMAIL]. Fotokopi KTP Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa [DILAMPIRKAN / DAPAT DIBERIKAN ATAS PERMINTAAN]. Jika instansi atau perusahaan Anda mensyaratkan formulir sendiri, meterai, tanda tangan basah, akta notaris, atau dokumen tambahan untuk urusan ini, mohon beri tahu Pemberi Kuasa dan dokumen tersebut akan disiapkan.
8. Tanda Tangan Elektronik
Pemberi Kuasa setuju bahwa surat ini dapat ditandatangani secara elektronik dan bahwa salinan yang ditandatangani secara elektronik mempunyai kekuatan yang sama dengan aslinya, kecuali penerima surat mensyaratkan bentuk tanda tangan yang lain. Jika diminta oleh penerima surat, Bea Meterai dilunasi oleh Pemberi Kuasa melalui meterai yang sah untuk dokumen elektronik.
9. Tanda Tangan
Para Pihak sepakat menandatangani dokumen ini secara elektronik dan mengakui bahwa tanda tangan elektronik tersebut mengikat mereka sebagaimana tanda tangan basah. Dokumen yang telah ditandatangani, sertifikat penandatanganan, dan jejak audit (audit trail) disimpan oleh masing-masing Pihak. PEMBERI KUASA: [NAMA LENGKAP] [dan JABATAN, jika atas nama perusahaan] Tanda tangan: ____________________ Tanggal: [TANGGAL] PENERIMA KUASA (menerima kuasa ini): [NAMA PENERIMA KUASA] Tanda tangan: ____________________ Tanggal: [TANGGAL]