Langsung ke konten

Templat gratis · Diperbarui

Templat Surat Kuasa Khusus gratis

Surat kuasa khusus memberi wewenang kepada penerima kuasa yang disebut namanya untuk bertindak atas nama Anda dalam satu urusan tertentu yang terbatas, seperti mengambil dokumen atau barang atau mengurus akun tertentu, untuk jangka waktu tertentu, dengan data identitas dan hak untuk mencabutnya.

Surat kuasa khusus adalah surat singkat yang ditandatangani, ketika seseorang atau perusahaan (pemberi kuasa) mengizinkan orang atau perusahaan lain (penerima kuasa) bertindak atas namanya untuk satu urusan yang jelas dan terbatas, misalnya mengambil dokumen, mengambil paket atau barang, mengurus tagihan listrik atau internet, atau membicarakan urusan tertentu dengan pemilik rumah. Pemberian kuasa diatur dalam Pasal 1792 dan seterusnya KUHPerdata. Anda membutuhkannya ketika sebuah instansi atau perusahaan hanya mau melayani pemilik akun kecuali ia menyatakan secara tertulis bahwa orang lain boleh mewakilinya.

Gunakan template ini — tanda tangan onlineTerbuka sebagai dokumen siap kirim dengan kolom tanda tangan yang sudah dipasang.
Ganti semua yang ada di dalam [KURUNG SIKU], ekspor ke PDF, lalu kirim untuk ditandatangani.

1. Data Surat

Tanggal: [TANGGAL] Kepada: [NAMA INSTANSI ATAU PERUSAHAAN PENERIMA SURAT], [BAGIAN, jika diketahui], [ALAMAT ATAU EMAIL PENERIMA SURAT] Perihal: Surat Kuasa Khusus untuk [URAIAN SINGKAT URUSAN], nomor akun atau nomor referensi [NOMOR AKUN / NOMOR REFERENSI, atau TIDAK ADA]

2. Pemberi Kuasa

Yang bertanda tangan di bawah ini: [NAMA LENGKAP SESUAI KTP], NIK [NOMOR], [atau: NAMA PERUSAHAAN, BENTUK BADAN USAHA, NIB NOMOR, dalam hal ini diwakili oleh NAMA, JABATAN, yang berwenang menurut anggaran dasarnya], beralamat di [ALAMAT], telepon [TELEPON], email [EMAIL] ("Pemberi Kuasa"), adalah [PEMILIK AKUN / PEMILIK BARANG / PELANGGAN / PEMOHON] dalam urusan yang disebut dalam surat ini.

3. Penerima Kuasa

Dengan ini memberi kuasa kepada: [NAMA LENGKAP PENERIMA KUASA], NIK [NOMOR], [atau: NAMA PERUSAHAAN, melalui karyawannya NAMA], beralamat di [ALAMAT], telepon [TELEPON] ("Penerima Kuasa"). Hubungan Penerima Kuasa dengan Pemberi Kuasa: [ANGGOTA KELUARGA / KARYAWAN / KONTRAKTOR / AGEN / LAINNYA]. Saat menjalankan kuasa ini, Penerima Kuasa menunjukkan [KTP ASLI / KARTU IDENTITAS PERUSAHAAN / KODE REFERENSI] dengan nama yang sama seperti di atas.

4. Lingkup Kuasa

KHUSUS untuk melakukan hal-hal berikut atas nama Pemberi Kuasa: [URUSAN TERTENTU, misalnya: mengambil dokumen asli untuk permohonan nomor NOMOR; mengambil pesanan NOMOR PESANAN; membicarakan tagihan akun NOMOR dan mengajukan keringanan pembayaran; menerima salinan DOKUMEN]. Penerima Kuasa boleh menandatangani tanda terima dan berita acara serah terima yang diperlukan untuk menyelesaikan urusan tersebut.

5. Batas Kuasa

Surat kuasa ini tidak memberi wewenang kepada Penerima Kuasa untuk: [MEMBUKA ATAU MENUTUP AKUN / MENGUBAH PEMILIK, KONTAK, ATAU DATA PEMBAYARAN AKUN / MELAKUKAN ATAU MENERIMA PEMBAYARAN / MENANDATANGANI PERJANJIAN ATAU MENYETUJUI KETENTUAN BARU / MENGURUS AKUN ATAU URUSAN LAIN / BATAS LAIN]. Segala hal yang tidak disebut dalam bagian 4 dikecualikan. Surat ini bukan kuasa umum dan tidak memberi Penerima Kuasa wewenang untuk menjual, menjaminkan, atau mengalihkan harta Pemberi Kuasa, atau untuk mewakilinya di pengadilan. Penerima Kuasa tidak boleh melimpahkan kuasa ini kepada orang lain.

6. Masa Berlaku dan Pencabutan

Kuasa ini berlaku sejak [TANGGAL MULAI] sampai [TANGGAL BERAKHIR], atau sampai urusan dalam bagian 4 selesai, mana yang lebih dahulu [atau: hanya untuk satu kali pemakaian]. Pemberi Kuasa dapat mencabut kuasa ini kapan saja dengan pemberitahuan tertulis kepada [NAMA INSTANSI ATAU PERUSAHAAN PENERIMA SURAT] di [KONTAK]; pencabutan berlaku sejak diterima oleh penerima surat dan tidak memengaruhi tindakan yang telah dilakukan berdasarkan surat ini sebelumnya.

7. Verifikasi dan Kontak

Untuk memverifikasi surat ini, silakan hubungi Pemberi Kuasa di [TELEPON] atau [EMAIL]. Fotokopi KTP Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa [DILAMPIRKAN / DAPAT DIBERIKAN ATAS PERMINTAAN]. Jika instansi atau perusahaan Anda mensyaratkan formulir sendiri, meterai, tanda tangan basah, akta notaris, atau dokumen tambahan untuk urusan ini, mohon beri tahu Pemberi Kuasa dan dokumen tersebut akan disiapkan.

8. Tanda Tangan Elektronik

Pemberi Kuasa setuju bahwa surat ini dapat ditandatangani secara elektronik dan bahwa salinan yang ditandatangani secara elektronik mempunyai kekuatan yang sama dengan aslinya, kecuali penerima surat mensyaratkan bentuk tanda tangan yang lain. Jika diminta oleh penerima surat, Bea Meterai dilunasi oleh Pemberi Kuasa melalui meterai yang sah untuk dokumen elektronik.

9. Tanda Tangan

Para Pihak sepakat menandatangani dokumen ini secara elektronik dan mengakui bahwa tanda tangan elektronik tersebut mengikat mereka sebagaimana tanda tangan basah. Dokumen yang telah ditandatangani, sertifikat penandatanganan, dan jejak audit (audit trail) disimpan oleh masing-masing Pihak. PEMBERI KUASA: [NAMA LENGKAP] [dan JABATAN, jika atas nama perusahaan] Tanda tangan: ____________________ Tanggal: [TANGGAL] PENERIMA KUASA (menerima kuasa ini): [NAMA PENERIMA KUASA] Tanda tangan: ____________________ Tanggal: [TANGGAL]

Pendapat kami: Pendapat kami: surat kuasa khusus berguna justru karena sempit. Sebutkan nama penerima kuasa, urusannya, nomor akun atau nomor referensinya, dan tanggal berakhirnya. Pasal 1795 KUHPerdata membedakan kuasa khusus (untuk satu atau beberapa kepentingan tertentu) dari kuasa umum, dan menurut Pasal 1796, kuasa yang dirumuskan secara umum hanya meliputi perbuatan pengurusan; untuk memindahtangankan atau membebani barang, atau perbuatan lain yang hanya boleh dilakukan pemilik, diperlukan kuasa dengan kata-kata yang tegas. Surat yang berbunyi "boleh mewakili saya dalam segala urusan" akan ditolak di banyak tempat. Template ini dibuat untuk urusan sehari-hari, bukan untuk semua jenis kuasa. Beberapa kuasa wajib dibuat dalam bentuk akta: Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan wajib dibuat dengan akta notaris atau akta PPAT (Pasal 15 ayat (1) UU No. 4 Tahun 1996), dan kuasa untuk menjual tanah atau bangunan dalam praktik dibuat di hadapan notaris karena PPAT dan kantor pertanahan memeriksanya dengan ketat. Kuasa untuk beracara di pengadilan harus memenuhi syarat surat kuasa khusus menurut Pasal 123 HIR dan biasanya disiapkan oleh advokat. Bank, kantor Dukcapil, kantor pajak, dan instansi lain sering punya formulir sendiri, meminta fotokopi KTP pemberi dan penerima kuasa, meterai, atau tanda tangan basah. Tanyakan kepada penerima surat apa yang mereka terima sebelum Anda mengirim apa pun.

Kapan sebaiknya menggunakan templat surat kuasa khusus?

  • Saat orang lain perlu mengambil dokumen, kunci, paket, atau barang atas nama Anda
  • Saat anggota keluarga, asisten, atau kontraktor harus mengurus tagihan, layanan, atau pemilik rumah untuk akun tertentu
  • Saat perusahaan menunjuk karyawan, agen, atau biro jasa untuk menyerahkan atau mengambil dokumen dalam satu urusan tertentu
  • Saat Anda sedang bepergian atau berhalangan dan ingin satu urusan diselesaikan tanpa memberi kuasa yang luas

Bagaimana cara mengisi templat ini?

  1. Tanyakan dulu kepada penerima surat apakah mereka menerima surat kuasa untuk urusan ini, atau mensyaratkan formulir sendiri, meterai, tanda tangan basah, atau akta notaris.
  2. Isi nomor akun atau nomor referensi dan uraikan urusannya di bagian 4 sesempit mungkin.
  3. Daftarkan di bagian 5 apa yang tidak boleh dilakukan penerima kuasa, terutama yang menyangkut uang, perjanjian, atau perubahan akun.
  4. Tetapkan tanggal mulai dan berakhir, atau jadikan sekali pakai, tambahkan kontak Anda untuk verifikasi, dan lampirkan fotokopi KTP jika diminta.
  5. Unggah ke eSignSimple, simpan sebagai template jika Anda sering membuat surat serupa, lalu kirim untuk ditandatangani dengan penerima kuasa sebagai penanda tangan kedua.

Bagaimana cara menandatanganinya secara online?

  1. Simpan sebagai Word atau PDF. Tempel teks yang sudah diisi ke Word atau Google Docs dan simpan sebagai .docx, atau ekspor ke PDF. eSignSimple menerima keduanya, serta DOC, ODT, dan RTF, hingga 25 MB; file Word dikonversi ke PDF saat diunggah.
  2. Unggah dan tempatkan kolom. Daftar dengan Google, unggah file, lalu seret kolom tanda tangan, paraf, tanggal, dan teks ke halaman untuk setiap penanda tangan. Atur urutan penandatanganan jika satu pihak harus menandatangani lebih dulu.
  3. Kirim untuk ditandatangani. Setiap penanda tangan menerima tautan pribadi dan menandatangani di browser tanpa membuat akun. Pengingat otomatis dikirim setiap tiga hari (maksimal tiga kali) hingga semua pihak menandatangani.
  4. Simpan salinan bertanda tangan. Setelah orang terakhir menandatangani, semua pihak dapat mengunduh PDF final beserta sertifikat penandatanganan, jejak audit, dan hash SHA-256 yang dapat diverifikasi kemudian.

Menandatangani sendiri di perangkat Anda? Panduan menandatangani PDF membahas pilihan gratis bawaan, dan halaman keamanan menjelaskan cara file bertanda tangan disimpan dan diverifikasi.

Templat ini berisi informasi umum, bukan nasihat hukum. Hukum berbeda di setiap negara; mintalah pengacara meninjau kontrak bernilai tinggi.

Ditulis oleh Buğra Sözeri, pendiri dan editor, eSignSimple · Terakhir ditinjau

Buğra membangun eSignSimple serta menulis dan memperbarui panduannya. Ia memeriksa setiap halaman hukum berdasarkan sumber resmi yang dikutip dan memperbarui halaman ketika hukum atau produk berubah. Ia bukan pengacara, dan tidak ada isi di sini yang merupakan nasihat hukum. Tentang eSignSimple

Pertanyaan umum

Apa beda surat kuasa khusus, kuasa umum, dan kuasa notariil?

Surat kuasa khusus hanya untuk urusan tertentu dan diterima atas kebijakan penerima surat. Kuasa umum meliputi kepentingan pemberi kuasa secara luas tetapi, menurut Pasal 1796 KUHPerdata, hanya untuk perbuatan pengurusan; menjual atau menjaminkan harta memerlukan kata-kata yang tegas. Kuasa notariil dibuat di hadapan notaris dan diperlukan untuk urusan tertentu, misalnya Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan, serta dalam praktik untuk menjual tanah atau bangunan.

Apakah surat kuasa harus bermeterai atau dilegalisasi notaris?

Untuk urusan sehari-hari biasanya tidak wajib, tetapi banyak bank, instansi pemerintah, dan pihak yang menyerahkan barang atau dokumen berharga memintanya. Tanyakan sebelum menandatangani. Baca juga penjelasan kami tentang notarisasi.

Bagaimana cara mencabut surat kuasa?

Kirim pemberitahuan pencabutan tertulis kepada instansi atau perusahaan yang menerima surat kuasa, dan beri tahu penerima kuasa. Pasal 1813 KUHPerdata menyebut penarikan kembali oleh pemberi kuasa sebagai salah satu cara berakhirnya kuasa, dan bagian 6 template ini menjelaskan bahwa pencabutan berlaku sejak diterima.

Bolehkah surat kuasa ditandatangani secara elektronik?

Untuk banyak urusan, boleh. UU ITE dan PP No. 71 Tahun 2019 mengakui tanda tangan elektronik, dan surat kuasa yang ditandatangani dengan jejak audit mudah diverifikasi. Namun kuasa yang wajib berbentuk akta notaris atau PPAT tidak bisa dibuat dengan cara ini, dan sebagian instansi tetap meminta tanda tangan basah, jadi pastikan dulu kepada penerima surat.

Dapatkan tanda tangan untuk dokumen Anda berikutnya hari ini.

Mulai dengan 3 dokumen gratis per bulan. Tanpa kartu kredit.